Masih seputar Atsa, keponakanku...
Dia udah 2 tahun 3 bulan...dah semakin pinter, dah semakin banyak & jelas ngomongnya...
semakin lucu & nggemesin tentunya...
Sekitar setengah bulan menjelang kepulanganku kmrn (sekitar awal Maret), Atsa mulai mau banyak ngomong klo di telpon, meski masih banyak diajarin mas Arif ato Umi.
Kaya nanya:
"tante kapan pulang?"
"bawa cokat ya(cokelat maksudnya)..."
Pas pulang kmrn, nyampe rumah, Minggu pagi jam 5.15 wib. Setelah meluk & nyium Umi, aku langsung ke kamar Atsa...dia masih bobo...
Ngga lama kemudian dia bangun...mas Arif bilang..."tuh Tante udah nyampe"...
Atsa...senyum malu2.... (lucu banget, how adorable he is)...
mas Arif bilang lagi...."siapa itu"...
Atsa : "tante..."
mas Arif : "tante siapa?"
Atsa : "tante Ufi (Ofi maksudnya)" (masih dengan senyum malu2nya)...
ngga lama kemudian Atsa udah ikut aku ke kamar mandi (aku ambil wudhu), lalu Atsa pun nungguin aku sholat Subuh.
Huuu kangen banget........seneng, akhirnya bisa ketemu...keluarga...
Kegiatanku di rumah adalah melihat matahari terbit & terbenam (ke sawah)...
nah Atsa biasanya aku ajak, atau dia yang minta ikut...
Oi & Akhekha (Bukhori & KSA)
Hari pertama, pas aku ke halaman sekitar jm 5.45, melihat langit bagus banget, kaya ada semburat2 seperti api di awannya...maka aku pun langsung ke sawah belakang rumah, Atsa ikut. Di jalan, aku nanya..."ate (panggilan kesayanganku), ate mau sekolah di mana?"
Atsa : "oi..."
aku : "oi? apa itu? UI?"
Atsa : "bukan"
aku : "Undip?"
Atsa : "bukan"
aku : "apa si? Pertiwi? (nama TK deket rumah)"
Atsa : "bukan...oi...."
(aku masih blm menangkap maksud Atsa...hingga suatu hari mba Nung bilang, "Atsa udah pinter, klo ditanya mau sekolah di mana, jawabnya : Al-Bukhori, di Solo, terus kuliahnya di Madinah, KSA".
ooo itu maksudnya...
maka aku pun nanya lagi...
aku : "Abdurrahman (ya akhir2 ini semakin jrg yg manggil Atsa), mau sekolah di mana?"
Atsa : "Oi..."
aku : "Bukhori? Bukhori si di mana?"
Atsa : "di Solo"
aku : "kuliahnya di mana"
Atsa : "Madina"
aku : "Madina itu di mana?"
Atsa : "AKHEKHA" (maksudnya KSA :)) ha ha ha )
aku : "KSA? KSA itu apa?"
Atsa : (dibantu mas Arif : Arab Saudi)...Arab Sauuud... (lucu banget pas dia ngomong bagian "Sauuuud"-y...
Rohman-Rohim, Oman-Ohim
aku : "kamu namanya siapa?" (tanyaku ke Atsa)
Atsa : "Rohman"
aku : "Rohman sapa?"
Atsa : "Rohman Rohim" (ini hasil diajarim mamak Rohimah, pengasuhnya), lalu Atsa akan bilang "nir Rohman nir Rohim"... (dengan pelafalan "R" yang blm begitu jelas)...
jadi sekarang orang2 kadang manggil dia "Rohman-Rohim"...atau "Oman-Ohim"....(ada2 aja...)
atau kalau di depan mas Arif...
mas Arif : "Abdurrahman, namanya siapa? Muhammad Abdurrahman Al..."
Atsa : "Atsai" (Atsari maksudnya)
Friday, March 27, 2009
Tuesday, March 10, 2009
Makna, Jiwa & Rasa
Sesuatu tanpa makna terasa hampa
tak berjiwa....
ternyata makna-lah jiwa dari segala
dengan adanya makna...
kita bisa merasakan...
kita memperoleh kesan...
dengan adanya makna...
sesuatu menjadi tak hanya raga...
tapi menjadi berjiwa
....dan terasa....
11 Maret 2009
tak berjiwa....
ternyata makna-lah jiwa dari segala
dengan adanya makna...
kita bisa merasakan...
kita memperoleh kesan...
dengan adanya makna...
sesuatu menjadi tak hanya raga...
tapi menjadi berjiwa
....dan terasa....
11 Maret 2009
Tuesday, March 3, 2009
I love You Mom : when I try to express my love for You...
I love You Mom :)
Kata2 yang sering gw ucapkan saat nelpon ato berbicara ma Umi
dulu, gw merasa *malu* , "aneh"...untuk bilang :
Aku sayang Umi...
I love You Mom...
lalu saat gw beranjak remaja & mulai rajin membaca majalah remaja...menjelang hari ibu, biasanya ada beberapa artikel tentang Sayang Ibu, Cinta Mama, and something like that thing.
"Mengajarkan" kita untuk mengungkapkan rasa sayang & cinta kita ke Ibu, Mama, Bunda kita...
Dari situ gw mikir...
iya ya...mereka (para ibu), adalah orang yang paling dulu mencintai kita...bahkan cinta yang tak mengenal kondisi (unconditional love). Mencintai tanpa mengharap balasan...hanya memberi...
itu juga kenapa Rasulullah menyuruh kita menghormati Ibu 3 kali sebelum menghormati yang lain.
Gimana cara kita mengungkapkan sayang , cinta & bakti kita ke ibu kita?
kadang gw takut tindakan2 gw belum cukup mengungkapkannya...
bahwa gw menyayanginya....mencintainya....
dan mengingat bahwa...seharusnya sayang dan cinta terbesar buatnya (setelah Allah & Rasulullah)...
Maka...mulailah gw mencoba...
mengatakannya....
Ofi sayang Umi....
I love You Mom :)
mungkin....kata itu belum dapat mengungkapkannya...
bahwa sayang & cinta, tak cukup sekedar kata...
tapi gw berusaha....dengan mengatakannya...
semoga Umi tau...bahwa aku menyayanginya...bahwa aku mencintainya...
bahwa aku berusaha berbakti padanya....
dan mencoba menghiburnya...kala dia sedih...
dan untuk maaf ku yang kadang kala tak sengaja menyakiti hati & perasaannya...
dan untuk terima kasih untuk semuanya...
semoga lewat kata itu....
Umi tau bahwa....
Dia BERARTI buatku...buat HIDUP-ku
Miss you Mom...(really miss & need your warm hug)...
Singapore, 3 Maret 2009
( 13 hari menuju ulang tahun Umi....Insya Allah, I'll be at home on your birthday.... I love you Mom )
Kata2 yang sering gw ucapkan saat nelpon ato berbicara ma Umi
dulu, gw merasa *malu* , "aneh"...untuk bilang :
Aku sayang Umi...
I love You Mom...
lalu saat gw beranjak remaja & mulai rajin membaca majalah remaja...menjelang hari ibu, biasanya ada beberapa artikel tentang Sayang Ibu, Cinta Mama, and something like that thing.
"Mengajarkan" kita untuk mengungkapkan rasa sayang & cinta kita ke Ibu, Mama, Bunda kita...
Dari situ gw mikir...
iya ya...mereka (para ibu), adalah orang yang paling dulu mencintai kita...bahkan cinta yang tak mengenal kondisi (unconditional love). Mencintai tanpa mengharap balasan...hanya memberi...
itu juga kenapa Rasulullah menyuruh kita menghormati Ibu 3 kali sebelum menghormati yang lain.
Gimana cara kita mengungkapkan sayang , cinta & bakti kita ke ibu kita?
kadang gw takut tindakan2 gw belum cukup mengungkapkannya...
bahwa gw menyayanginya....mencintainya....
dan mengingat bahwa...seharusnya sayang dan cinta terbesar buatnya (setelah Allah & Rasulullah)...
Maka...mulailah gw mencoba...
mengatakannya....
Ofi sayang Umi....
I love You Mom :)
mungkin....kata itu belum dapat mengungkapkannya...
bahwa sayang & cinta, tak cukup sekedar kata...
tapi gw berusaha....dengan mengatakannya...
semoga Umi tau...bahwa aku menyayanginya...bahwa aku mencintainya...
bahwa aku berusaha berbakti padanya....
dan mencoba menghiburnya...kala dia sedih...
dan untuk maaf ku yang kadang kala tak sengaja menyakiti hati & perasaannya...
dan untuk terima kasih untuk semuanya...
semoga lewat kata itu....
Umi tau bahwa....
Dia BERARTI buatku...buat HIDUP-ku
Miss you Mom...(really miss & need your warm hug)...
Singapore, 3 Maret 2009
( 13 hari menuju ulang tahun Umi....Insya Allah, I'll be at home on your birthday.... I love you Mom )
Monday, March 2, 2009
Waktu (hari)...kerelativan (antara MENGALAMI & MELIHAT) nya
Waktu....
sesuatu yang setiap manusia punyai sama...
Allah memberi kepada semuanya sama....24 jam sehari....
saat semua memperoleh waktu yang sama...apakah semuanya merasakan yang sama terhadap waktu?
bagi si super sibuk....kadang dia masih mengeluh, berharap bahwa sehari itu 25 jam...
bagi si longgar...24 jam bahkan terasa amat lama...
ya...relatif....
tapi gw bukan ingin berbicara kerelativan waktu dari sudut pandang pelaku2....
Gw ingin berbicara bagaimana waktu di-RASA-kan oleh si pelaku...
kadang gw merasa...aneh? bingung...ato apalah itu....
bahwa gw menjalani waktu (hari) yang terasa panjang....waktu terasa lambat berjalan...
tapi....saat satuan2 waktu (hari2) itu terlalui....gw melihat yang telah lalu itu...ternyata waktu terasa cepat berlalu...
get my point?
waktu menjalaninya terasa lambat....tapi saat flash back...justru merasa waktu begitu cepat berlalu...
Ya...kerelativan waktu...gw dapat saat MENGALAMI (menjalani) dan MELIHATnya
sesuatu yang setiap manusia punyai sama...
Allah memberi kepada semuanya sama....24 jam sehari....
saat semua memperoleh waktu yang sama...apakah semuanya merasakan yang sama terhadap waktu?
bagi si super sibuk....kadang dia masih mengeluh, berharap bahwa sehari itu 25 jam...
bagi si longgar...24 jam bahkan terasa amat lama...
ya...relatif....
tapi gw bukan ingin berbicara kerelativan waktu dari sudut pandang pelaku2....
Gw ingin berbicara bagaimana waktu di-RASA-kan oleh si pelaku...
kadang gw merasa...aneh? bingung...ato apalah itu....
bahwa gw menjalani waktu (hari) yang terasa panjang....waktu terasa lambat berjalan...
tapi....saat satuan2 waktu (hari2) itu terlalui....gw melihat yang telah lalu itu...ternyata waktu terasa cepat berlalu...
get my point?
waktu menjalaninya terasa lambat....tapi saat flash back...justru merasa waktu begitu cepat berlalu...
Ya...kerelativan waktu...gw dapat saat MENGALAMI (menjalani) dan MELIHATnya
Thursday, February 26, 2009
I'm trying....
Can I have that space?
Space...
where I can "hang up" the "worldliness thing"....
where I can stop thinking for a while....
Space...
that reminds me about YOU (Allah) a lot...
Space...
where I feel happy there...feel the peacefulness...
I'm tired...
with this "worldliness thing"....
but...I have to remember with what our beloved Prophet said...
that we have to equalize between worldliness & afterlife thing...
So...here I am...
still trying to live it equally...
the best I can...
but...let me to say...
I miss YOUR (Allah's) ray...
I'm trying to live my life on YOUR(Allah's) bright way...
Space...
where I can "hang up" the "worldliness thing"....
where I can stop thinking for a while....
Space...
that reminds me about YOU (Allah) a lot...
Space...
where I feel happy there...feel the peacefulness...
I'm tired...
with this "worldliness thing"....
but...I have to remember with what our beloved Prophet said...
that we have to equalize between worldliness & afterlife thing...
So...here I am...
still trying to live it equally...
the best I can...
but...let me to say...
I miss YOUR (Allah's) ray...
I'm trying to live my life on YOUR(Allah's) bright way...
Sunday, February 22, 2009
My wish list books
Akhir2 ini gw lagi keranjingan membaca...buat menyibukan pikiran & menggugah hati, Amiin........
Banyak banget buku2 yang lagi pgn gw baca...cuma gw blm bisa mendapatkannya dlm waktu dekat (buku2 ini terbitan Indonesia, ada si yang dijual di sini...)
Jadi saat ini gw lagi pengen dan ngerasa butuh buat baca :
1. Temui Aku...di Telaga!

dari Penulis :
Buku ini kupersembahkan untuk…..
Mereka yang sedang dalam pencarian Islam yang hakiki…
Mereka yang haus ilmu Al-Qur’an dan As Sunnah…
Mereka yang hidup di alam Sunnah dengan bahagia…
Mereka yang mendapat perlawanan keras, demi menegakkan kebenaran…
Mereka yang menyeru kebenaran siang dan malam pada akhir zaman…
Untuk mereka sedang menempuh jalan yang ditempuh Habib An-Najjar dan para pemuda Ashabul Kahfi…
Untuk mereka semua kupersembahkan tulisan ini, semoga menjadi penawar kesedihan, pembalut duka dan luka…
(thanks for Ida, who will buy & send it for me, Jazakallah khairan Da :) )
2. Sandiwara Langit
Sebuah Kisah Nyata Bertabur Hikmah Penyubur Iman

3. Misteri Sofia, Istri Nabi dari Putri Yahudi

Beberapa waktu lalu gw dpt email dr Winni, ttg istri2 Rasulullah, salah satunya Sofia (Shafiyyah binti Huyai)...nah kemarin Minggu, gw liat di toko buku Muslimedia ada buku ini...
Insya Allah mau beli :p
(gara2 nama sama :p )
4. Engkau Bidadariku Dunia Akhirat
(Abdurrahman Al-Mukaffi, Darul Falah)
Gw pengen banget baca ini...buku ini yang mas Arif kasih waktu melamar mba Maya (walau gw ngga mau mengakui, gw kagum banget ma mas Arif, lelaki yang tampak dingin & keras, tapi hatinya lembut banget). Tapi kaya'nya gw belum pantes kali ya baca buku ini...masih jauh...
( Buat para wanita , kaya'nya ini bisa menyentuh banget. Semoga kita bisa ya jadi bidadari2 dunia-akhirat, Amiin.. )
Banyak banget buku2 yang lagi pgn gw baca...cuma gw blm bisa mendapatkannya dlm waktu dekat (buku2 ini terbitan Indonesia, ada si yang dijual di sini...)
Jadi saat ini gw lagi pengen dan ngerasa butuh buat baca :
1. Temui Aku...di Telaga!

dari Penulis :
Buku ini kupersembahkan untuk…..
Mereka yang sedang dalam pencarian Islam yang hakiki…
Mereka yang haus ilmu Al-Qur’an dan As Sunnah…
Mereka yang hidup di alam Sunnah dengan bahagia…
Mereka yang mendapat perlawanan keras, demi menegakkan kebenaran…
Mereka yang menyeru kebenaran siang dan malam pada akhir zaman…
Untuk mereka sedang menempuh jalan yang ditempuh Habib An-Najjar dan para pemuda Ashabul Kahfi…
Untuk mereka semua kupersembahkan tulisan ini, semoga menjadi penawar kesedihan, pembalut duka dan luka…
(thanks for Ida, who will buy & send it for me, Jazakallah khairan Da :) )
2. Sandiwara Langit
Sebuah Kisah Nyata Bertabur Hikmah Penyubur Iman

3. Misteri Sofia, Istri Nabi dari Putri Yahudi

Beberapa waktu lalu gw dpt email dr Winni, ttg istri2 Rasulullah, salah satunya Sofia (Shafiyyah binti Huyai)...nah kemarin Minggu, gw liat di toko buku Muslimedia ada buku ini...
Insya Allah mau beli :p
(gara2 nama sama :p )
4. Engkau Bidadariku Dunia Akhirat
(Abdurrahman Al-Mukaffi, Darul Falah)
Gw pengen banget baca ini...buku ini yang mas Arif kasih waktu melamar mba Maya (walau gw ngga mau mengakui, gw kagum banget ma mas Arif, lelaki yang tampak dingin & keras, tapi hatinya lembut banget). Tapi kaya'nya gw belum pantes kali ya baca buku ini...masih jauh...
( Buat para wanita , kaya'nya ini bisa menyentuh banget. Semoga kita bisa ya jadi bidadari2 dunia-akhirat, Amiin.. )
Friday, February 20, 2009
Aku cemburu... pada mereka...
Aku cemburu...
pada mereka yang sadar akan kewajibannya...
pada mereka yang menyadari cara memuliakan dirinya...
pada mereka yang menyadari cara melindungi keindahannya...
Merekalah...
Wanita2 yang mengenakan jilbab dari hatinya...
karena ketakwaannya pada Allah Sang Pencipta
Maka...di sinilah aku mendamba...
menginginkan seperti mereka...
tapi...gemerlap dunia masih begitu menyilaukan
dalam jiwaku penuh teriakan!!
Tunjukan!
kepada dunia...keindahan...
keindahan? di mata siapa....
mungkin dunia, kamu mendapatkannya...
tapi Sang Pencipta?
bukankah Dia melihatmu dari ketakwaanmu?
bukan keindahan fisikmu...bukan bagusnya penampilanmu...
tapi...HATIMU...AKHLAKMU...
...KETAKWAANMU...
Semoga...kelak aku bisa seperti mereka...
yang ikhlas...dan berhias akhlak mulia...
Amiin..........
dalam badai jiwa, 20 02 2009
pada mereka yang sadar akan kewajibannya...
pada mereka yang menyadari cara memuliakan dirinya...
pada mereka yang menyadari cara melindungi keindahannya...
Merekalah...
Wanita2 yang mengenakan jilbab dari hatinya...
karena ketakwaannya pada Allah Sang Pencipta
Maka...di sinilah aku mendamba...
menginginkan seperti mereka...
tapi...gemerlap dunia masih begitu menyilaukan
dalam jiwaku penuh teriakan!!
Tunjukan!
kepada dunia...keindahan...
keindahan? di mata siapa....
mungkin dunia, kamu mendapatkannya...
tapi Sang Pencipta?
bukankah Dia melihatmu dari ketakwaanmu?
bukan keindahan fisikmu...bukan bagusnya penampilanmu...
tapi...HATIMU...AKHLAKMU...
...KETAKWAANMU...
Semoga...kelak aku bisa seperti mereka...
yang ikhlas...dan berhias akhlak mulia...
Amiin..........
dalam badai jiwa, 20 02 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)
