Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Monday, July 26, 2010

Sebaik-baik

Bismillahir-Rahmair-Rahim,
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang


Allah ta'ala berfirman :
Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.
( QS. Al-Hujuraat (49) : 13 )

Allah ta'ala berfirman,
Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami uji mereka, siapakah di antara mereka yang baik amalnya (perbuatannya).
( QS. Al-Kahfi (18) : 7 )



* Sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah
* Sebaik-baik petunjuk adalah sunnah Rasulullah

* Sebaik-baik umat adalah 3 generasi awal Islam ( generasi shahabat, tabi'in, & tabi'ut tabi'in )

Sebaik-baik manusia adalah :
* yang paling baik akhlaknya
* yang bermanfaat bagi manusia yang lain
* yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya
* yang paling baik kepada sahabatnya & tetangganya
* yang menyambung silaturrahim
* yang lebih dulu memberi salam
* yang paling baik dalam pembayaran hutang
* yang berjuang di jalan Allah dengan jiwa & hartanya

Laki-laki :
* yang paling baik adalah yang paling baik terhadap istrinya

Wanita :
* Sebaik-baik perhiasan di dunia adalah wanita yang shalihah
* Sebaik-baik mahar adalah yang mudah & ringan
* Sebaik-baik masjid (tempat sujud) adalah di rumahnya

Sebaik-baik amalan & ibadah :
* amalan yang dilakukan secara rutin
* amalan yang paling disukai Allah subhanahu wa ta'ala adalah sholat tepat pada waktunya, berbuat kepada kedua orang-tua, berjihad di jalan Allah
* puasa Muharram ( setelah puasa Ramadhan )
* sholat malam ( setelah sholat fardhu )
* puasa Nabi Daud 'alaihi sallam
* sholat Nabi Daud 'alaihi sallam

Sholat & Do'a
* sholat sunnah seseorang yang paling utama adalah di rumahnya
* yang paling besar pahalanya dalam sholat adalah yang paling jauh perjalanannya menuju ke tempat sholat, dan yang lebih jauh lagi
* sebaik-baik shof sholat bagi kaum lelaki adalah shof yang pertama
* sebaik-baik shof sholat bagi kamu wanita adalah shof yang terakhir
* sholat yang paling utama adalah yang lama berdirinya
* kedekatan paling utama dengan Allah adalah saat sujud, maka sangat baik untuk berdo'a
* waktu yang paling utama untuk berdo'a adalah di akhir & tengah malam, dan setelah sholat fardhu

Sebaik-baik ayat & surat & kalimat dzikir :
* ayat yang paling agung dalam kitab Allah adalah ayat Kursi ( QS. Al-Baqarah (2) : 255 )
* surat yang dibaca pada sholat qobliyah shubuh (sholat fajar) adalah surat Al-Kaafirun & surat Al-Ikhlash
* kalimat Laa ilaha ilallah ( Tiada Tuhan selain Allah )
* kalimat yang paling disukai Allah adalah 'Subhanallahi wabihamdih'

Sebaik-baik harta & sedekah :
* harta di tangan orang shalih
* harta yang dinafkahkan kepada keluarganya
* sedekah di saat menginginkan kekayaan dan takut fakir

* Sebaik-baik hari adalah hari Jum'at

* Sebaik-baik pakaian adalah berwarna putih

* Sebaik-baik majelis adalah majelis yang lapang

* Sebaik-baik penyembelihan hewan adalah dengan pisau yang tajam





SEBAIK-BAIK PERKATAAN & PETUNJUK

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad.
Seburuk-buruk perkara adalah perkara-perkara yang baru*, dan seluruh bid’ah (perkara baru) adalah kesesatan.
( HR. Muslim )
* Perkara baru (bid'ah) adalah perkara baru dalam hal agama, seperti bentuk ibadah khusus yang tidak ada contohnya dari Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, karena Islam telah sempurna tidak perlu penambahan & pengurangan.



SEBAIK-BAIK UMAT ISLAM

Dari Imran bin Hushain, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik kalian (umat Islam) adalah yang hidup pada masaku (generasi shahabat), kemudian orang-orang sesudah mereka (tabi'in), lalu yang sesudahnya lagi (tabi'ut tabi'in)."
( HR. Bukhari & Muslim )
* 3 generasi tersebut paling baik ke-Islam-annya, karena kedekatannya dengan Rasulullah di utus, bagaimana tidak generasi sahabat mendapatkan ilmu langsung dari Rasulullah, wahyu (Al-Qur'an) turun di antara mereka, sehingga mereka paling memahami bagaimana makna & pengamalan Al-Qur'an & As-sunnah.
3 generasi awal dalam Islam ini yang disebut dengan Salafush-Shalih
( Salaf : pendahulu, Salaf+Al+Shalih --> Salaf Ash-Shalih = Salafush-Shalih : pendahulu yang shalih )



SEBAIK-BAIK MANUSIA

Dari Abdullah bin 'Amr bin 'Ash, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya orang yang paling baik di antara kamu sekalian adalah yang paling baik akhlaknya (budi pekertinya)."
( HR. Bukhari & Muslim )

Dari Jabir, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai & paling dekat kedudukannya denganku pada hari Kiamat yaitu orang yang paling baik akhlaknya di antara kalian."
( HR. Tirmidzi, derajat hadits : hasan/baik )

Dari Jabir, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi manusia lain."
( HR. Thobroni, Daruqutni, derajat hadits : shahih )

Dari Utsman bin Affan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallm bersabda :
"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur'an & mengajarkannya."
( HR. Bukhari )

Dari Abdullah bin Umar (Ibnu Umar), Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik sahabat (menurut pandangan Allah) adalah yang paling baik kepada sahabatnya, dan sebaik-baik tetangga adalah yang paling baik kepada tetangganya."
( HR. Tirmidzi, derajat hadits : hasan/baik )

Dari Abdullah bin Umar (Ibnu Umar), Rasulullah shalallahu 'alahi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik kebaikan adalah seseorang yang menyambung tali silaturrahim dengan sahabat ayahnya."
( HR. Muslim )

Dari Abu Umamah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya orang yang paling utama di sisi Allah adalah orang yang lebih dulu memberi salam."
( HR. Abu Dawud & Tirmidzi, derajat hadits : hasan/baik )

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam membayar hutangnya."
( HR. Bukhari & Muslim )
* Baik dalam membayar hutang ialah dengan segera tidak menunda-nunda pembayaran setelah mempunyai sesuatu untuk membayar.
Hal ini merupakan akhlak yang baik dalam muamalah/hubungan antar manusia dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidup.

Dari Abu Sa'id Al Khudri, "Seseorang mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu bertanya,
'Siapakah manusia yang paling utama?'
Beliau menjawab, 'Orang mukmin yang berjuang di jalan Allah dengan jiwa dan hartanya.'
Dia bertanya lagi, 'Kemudian siapa?'
Beliau menjawab, 'Kemudian orang mukmin yang menyendiri pada tempat yang sunyi untuk menyembah kepada Allah dan menjauhkan manusia dari kejahatannya.' "
( HR. Bukhari & Muslim )



LAKI-LAKI

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya (budi pekertinya).
Orang yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya."

( HR. Tirmidzi, derajat hadits : hasan/baik )



WANITA

Dari Abdullah bin 'Amr Al Ash, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
Dunia adalah suatu perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan di dunia adalah wanita yang shalihah.
( HR. Muslim )

Dari Uqbah bin Amir, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik nikah adalah yang paling mudah."
( HR. Abu Dawud )

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Di antara keberkahan seorang wanita ialah yang mudah urusannya dan murah maharnya."
( HR. Abu Dawud, derajat hadits : shahih )
* Sebaik-baik mahar adalah yang mudah & ringan

Dari Ummu Salamah, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sebaik-baik masjid* bagi para wanita adalah diam di rumah-rumah mereka."
( HR. Ahmad, derajat hadits : hasan/baik )
* masjid berarti tempat sujud
pembentukan kata dalam bahasa Arab :
SuJuD --> maSJiD ( masjid : tempat sujud )
SHoLat --> muSHoLa (mushola : tempat sholat )
iQoMa --> maQoM ( maqom : tempat iqoma/berdiri, contohnya : maqom Ibrohim, yaitu tempat berdiri Nabi Ibrohim saat membangun Ka'bah)



SEBAIK-BAIK AMALAN & IBADAH

Dari 'Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Sebaik-baik amalan yang disukai Allah subhanahu wa ta'ala adalah yang terus-menerus dikerjakan."
( HR. Bukhari & Muslim )

Dari Abdullah bin Mas'ud (Ibnu Mas'ud), ia bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam,
'Amal apakah yang paling disukai oleh Allah subhanahu wa ta'ala?'
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab,
'Sholat tepat pada waktunya'
Saya bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?'
Beliau menjawab, 'Berbuat baik kepada kedua orang-tua.
Saya bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?'
Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam, 'Pergi berjihad di jalan Allah'."
( HR. Bukhari & Muslim )

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram.
Dan sholat yang paling utama sesudah sholat fardhu adalah sholat malam (tahajjud)."

( HR. Muslim )

Dari 'Abdullah bin 'Amr bin 'Ash, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Daud, sholat yang paling disukai Allah adalah sholat Daud.
Beliau biasa tidur di pertengahan malam, lalu bangun di sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam terakhir.
Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari."
( HR. Bukhari & Muslim )



SHOLAT & DO'A

Dari Zaid bin Tsabit, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Wahai sekalian manusia, sholatlah kamu sekalian di rumah,
karena sesungguhnya sholat seseorang yang paling utama adalah sholat di rumahnya, kecuali sholat fardhu."
( HR. Bukhari & Muslim )

Dari Abu Musa, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Orang yang paling besar pahalanya dalam sholat adalah yang jauh perjalanannya menuju ke tempat sholat, dan yang lebih jauh lagi."
( HR. Bukhari & Muslim )

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik shof kaum lelaki adalah shof pertama dan sejelek-jelek shof mereka adalah shof terakhir,
sedangkan sebaik-baik shof kaum wanita adalah shof terakhir dan sejelek-jelek shof mereka adalah shof pertama."
( HR. Muslim )

Dari Jabir, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya :
"Sholat yang bagaimanakah yang paling utama?"
Beliau menjawab, "Yang lama berdirinya."
( HR. Muslim )
* Lama berdirinya ialah dengan panjangnya bacaan sholatnya

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sedekat-dekatnya hamba kepada Tuhannya, yaitu ketika ia sujud, oleh karena itu perbanyaklah berdo'a pada saat sujud."
( HR. Muslim )
* sebaik-baik waktu untuk berdo'a adalah saat sujud

Dari Abu Umamah, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya,
'Kapankah do'a yang paling didengar oleh Tuhan?'
Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam menjawab,
'Di tengah & akhir malam, serta seusai sholat fardhu ( 5 waktu ).' "
( HR. Tirmidzi, derajat hadits : hasan/baik )



SEBAIK-BAIK BACAAN

Dari Ubay bin Ka'ab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Hai Abu Mundzir (nama kun-yah Ubay bin Ka'ab)! Apakah engkau mengetahui, ayat apa yang paling agung menurutmu, dari kitab Allah yang engkau hafalkan?"
Saya menjawab, "Allahu laa ilaaha illahuwal hayyul qoyyum." (ayat Kursi : QS. Al-Baqarah (2) : 255 )
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun menepuk dada saya dan bersabda, "Sungguh luas pengetahuanmu wahai Abu Mundzir."
( HR. Muslim )
* Ayat Kursi merupakan ayat yang paling agung, karena di dalamnya terkandung makna sifat-sifat Allah

Dari 'Aisyah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sebaik-baik surat yang dibaca ketika 2 raka'at qobliyah subuh adalah Qulhuwallahu ahad ( surat Al-Ikhlash ) dan Qul yaa ayyuhal kaafirun ( surat Al-Kafirun )."
( HR. Ibnu Khuzaimah, derajat hadits : shahih )

Dari Jabir, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
'Dzikir yang paling utama adalah kalimat Laa ilaaha ilallah ( Tiada Tuhan selain Allah ).' "
( HR. Tirmidzi, derajat hadits : hasan/baik )

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
'Apakah kamu mau aku beritahukan kalimat yang paling disukai Allah?
(yaitu) 'sesungguhnya kalimat yang paling disukai oleh Allah adalah 'Subhanallahi wabihamdih'
( Maha Suci Allah dan aku memuji-NYA ).
( HR. Muslim )



SEBAIK-BAIK HARTA & SEDEKAH

Dari 'Amr bin 'Ash, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik harta adalah harta yang dimiliki oleh hamba yang shalih."
( HR. Ahmad, derajat hadits : shahih )

Dari Abu Abdullah Tasauban bin Bujdud, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Satu dinar (harta) yang paling utama adalah satu dinar yang dinafkahkan seseorang kepada keluarganya."
( HR. Muslim )

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sedekah yang paling utama adalah engkau bersedekah ketika dalam keadaan sehat & bugar, ketika engkau menginginkan kekayaan melimpah dan takut fakir. Maka jangan tunda engkau tunda sampai ruh sampai tenggorokan baru kau katakan, "Untuk fulan sekian, dan untuk fulan sekian.' "
( HR. Bukhari & Muslim )



SEBAIK-BAIK HARI

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baiknya hari di mana matahari pada hari itu terbit, adalah hari Jum'at.
Pada hari itu Adam diciptakan.
Pada hari itu, ia dimasukkan ke surga.
Pada hari itu juga, ia dikeluarkan daripadanya."
( HR. Muslim )

Dari Aus bin Aus, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Di antara hari-hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum'at.
Perbanyaklah sholawat untukku pada hari itu, karena bacaan setiap sholawat yang kalian berikan pasti disampaikan kepadaku."

( HR. Abu Dawud )
* Membaca sholawat dengan sholawat yang telah diajarkan Rasulullah, seperti sholawat yang ada pada bacaan tasyahud akhir
( Allohumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa ali Muhammad ).



SEBAIK-BAIK PAKAIAN

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Pakailah pakaian yang berwarna putih, karena itu adalah sebaik-baik pakaian kamu, dan kafanilah orang yang meninggal dunia di antara kalian dengan kain putih!".
( HR. Abu Dawud & Tirmidzi, derajat hadits : hasan shahih )

Dari Samurah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Pakailah pakaian berwarna putih, karena pakaian putih adalah yang paling suci & baik. Kafanilah orang yang meninggal di antara kalian dengan kain putih!"
( HR. An-Nasa'i & Al-Hakim, derajat hadits : shahih )



SEBAIK-BAIK MAJELIS

Dari Abu Sa'id Al Khudri, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Sebaik-baik majelis adalah majelis yang paling lapang."
( HR. Abu Dawud )



SEBAIK-BAIK PENYEMBELIHAN HEWAN

Dari Abu Ya'la Syaddad bin Aus, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta'ala mewajibkan kalian untuk berbuat baik dalam segala hal.
Oleh karena itu kalau kamu membunuh, maka membunuhlah dengan sebaik-baiknya.
Apabila menyembelih, maka sembelihlah dengan sebaik-baiknya.
Hendaklah menajamkan pisau dan hendaklah menenangkan hewan sembelihan."

( HR. Muslim )


Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa mempermudah kita dalam kebaikan, senantiasa mempermudah kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, dalam beribadah pada Allah (berakhlak baik kepada Allah), dan dalam berakhlak baik terhadap sesama manusia & apa yang ada di alam semesta.
Semoga Allah senantiasa mempermudah jalan kita menuju kebahagiaan dunia & akhirat, Aamiin....



Do'a Kebaikan Dunia & Akhirat :

Robbanaa aatinaa fiid-dunyaa hasanah ( Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia )
wa fiil akhiroti hasanah ( dan kebaikan di akhirat )
wa qinaa 'adzaban-nar ( dan lindungilah kami dari adzab neraka )
( QS. Al-Baqarah (2) : 201 )



Do'a memohon akhlak yang baik :

Allohumma ahsanta kholqii ( Ya Allah, sebagaimana Engkau telah menciptakanku dengan baik )
fa ahsin khuluqii ( maka perbaiki pula akhlakku )
( HR. Ahmad, derajat hadits : shahih )



Dzikir sesudah sholat fardhu :

Allohumma a'innii 'alaa dzikrika ( Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir (mengingat) kepada-MU )
wa syukrika ( dan bersyukur kepada-MU )
wa husni 'ibaadatik ( dan beribadah dengan baik kepada-MU )
( HR. Abu Dawud, An-Nasa'i, Ahmad, Al-Hakim, derajat hadits : shahih )



Sumber Rujukan :
Al-Qur'an & Terjemahannya
Kitab Hadits : Riyadhush-Shalihin ( Taman (Hati) Orang-orang Shalih ), susunan Imam Nawawi
www.rumaysho.com
http://blog.re.or.id/tidak-disukai-berlebih-lebihan-dalam-mahar.htm
www.almanhaj.com , kategori : Nikah
Buku : Do'a & Wirid, susunan Yazid Abdul Qadir Jawas, penerbit : Pustaka Imam Asy-Syafi'i


* Hadits yang diriwayatkan Bukhari & Muslim, derajat hadits-nya shahih, sehingga tanpa perlu disebutkan derajatnya sudah dipahami bahwa derajat hadits tersebut shahih, hadits-hadits yang diriwayatkan mereka diakui ke-shahih-annya, karena telah diseleksi dan diteliti dengan sangat ketat (seleksi & penelitian dari : jalan periwayatan (sanad), orang-orang yang meriwayatkan, muatan hadits )

Secara garis besar derajat hadits :
1. Shahih : tidak diragukan kebenarannya
2. Hasan/baik : mendekati shahih, ada sedikit kelemahan, dari faktor-faktor yang diteliti
3. Dho'if/lemah : lemah, banyak kelemahan dari berbagai faktor
4. Ma'udhu/palsu : hadits yang terbukti palsu ( bukan perkataan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam )



"Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah mudahkan baginya jalan menuju surga."
( HR. Muslim )

Sunday, July 11, 2010

Kebahagiaan Dengan Kesabaran

Bismillahir-Rahman-ir-Rahim,
Dengan menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang


Cobaan & Kesabaran

Allah ta'ala berfirman,
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."

( QS. Al-Baqarah (2) : 155 )

Abu Hurairah berkata,
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, 'Orang mukmin/beriman (baik laki-laki maupun perempuan) senantiasa mendapatkan cobaan, baik dirinya, anaknya maupun hartanya sehingga ia menghadap Allah subhanahu wa ta'ala tanpa membawa dosa'."
( HR. Tirmidzi, derajat hadits : hasan shahih )

"Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
( QS. Al-Baqarah (2) : 153 )


Bersabar Dengan Berlatih Sabar

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Siapa saja yang menjaga kehormatan dirinya, maka Allah pun akan menjaganya,
dan barangsiapa yang merasa cukup, maka Allah akan mencukupinya.
Serta siapa saja yang menyabarkan dirinya, maka Allah pun akan memberikan kesabaran.
Seseorang tidak akan mendapatkan anugerah lebih baik dan lebih lapang melebihi kesabaran."

( HR. Bukhari & Muslim )

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Sungguh mengagumkan keadaan orang mukmin (beriman), keadaan mereka senantiasa mengandung kebaikan.
Tidak terjadi yang demikian itu kecuali bagi orang mukmin.
Jika mereka mendapatkan kesenangan, ia bersyukur. hal itu merupakan kebaikan.
Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar. Itu juga merupakan kebaikan."
( HR. Muslim ).



Macam-macam Kesabaran :

Secara garis besar, kesabaran ada 3 macam, yaitu :
1. Bersabar dalam melaksanakan ketaatan
2. Kesabaran terhadap segala perkara yang dilarang
3. Kesabaran terhadap cobaan yang menimpa


1. Bersabar Dalam Melaksanakan Ketaatan

Telah kita pahami, bahwa ketakwaan adalah melaksanakan yang Allah perintahkan dan menjauhi yang dilarang-NYA.
Kadang tidak mudah untuk kita melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta'ala, karena berarti kita harus "melakukan usaha", "berbuat", "bertindak", "beramal".
Misalkan sholat 5 kali sehari, kita harus meluangkan waktu kita untuk melaksanakannya, padahal mungkin kita "sibuk", "jadwal kita padat". Maka untuk melaksanakan sholat butuh kesabaran, meluangkan waktu kita, berusaha melaksanakan sholat dengan khusyu ( memahami makna sholat/do'a yang kita panjatkan ).

Allah ta'ala berfiman.
"Dan perintahkanlah keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam menjalankan perintah tersebut."
( QS. QS. Thooha (20) : 132 )

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Abdul Qais yang terluka,
"Sesungguhnya di dalam dirimu ada 2 sifat yang disukai Allah, yaitu santun & sabar."
( HR. Muslim )


2. Kesabaran Terhadap Segala Perkara Yang Dilarang

Menjauhi larangan Allah subhanahu wa ta'ala juga memerlukan kesabaran, yaitu untuk menahan & mengendalikan diri agar kita tidak melakukan sesuatu yang dilarang, meski mungkin kita menginginkannya.
Yang dimaksud dengan kemaksiatan adalah lawan dari ketaatan, kemaksiatan adalah melanggar perintah Allah atau mengerjakan larangan Allah.
Manusia mempunyai banyak keinginan, pada hal yang diperbolehkan atau kadang pada hal yang dilarang.
Itulah yang disebut hawa nafsu ( hawa : keinginan, nafs : jiwa), manusia ingin makan, ingin minum, ingin bersenanng-senang, ingin melakukan "apa saja".
Jika manusia tidak menahan & mengendalikan dirinya, maka dia bisa berbuat "apa saja", "semaunya".
Di sinilah manusia memerlukan kesabaran, kesabaran yang akan membantu untuk menahan & mengendalikan diri dari kemaksiatan.

Sebagian ulama salaf (terdahulu) mengatakan :
"Setiap orang yang baik maupun yang fajir (pelaku kemaksiatan) turut melakukan kebaikan. Namun hanya orang yang "shiddiq (benar) " yang mampu meninggalkan seluruh perkara maksiat (yang dilarang)."

Manusia terlahir fitrah (suci), namun dalam kehidupannya melakukakan kesalahan (baik disadari/sengaja ataupun tidak disadari/tidak sengaja).
Kesabaran yang akan membantu untuk menjaga dari kesalahan.


3. Kesabaran Terhadap Cobaan Yang Menimpa

Cobaan, sesuatu yang "kurang menyenangkan", atau yang biasa kita sebut dengan "musibah".
Sudah ketentuan Allah subhanahu wa ta'ala, suka & duka, nikmat & cobaan.
Salah satu rukun iman adalah mengimani qodho & qodar ( takdir baik & takdir buruk ).
Iman terhadap qodho & qodar Allah, takdir-NYA yang baik & yang buruk, bahwa segala sesuatu sudah Allah tuliskan dalam kitab Lauh Mahfudz.
Suka & duka, nikmat & cobaan adalah sesuatu yang pasti, "mau tidak mau" kita menghadapinya, "suka tidak suka" kita menerimanya, kesabaran lah yang akan membantu kita untuk menghadapinya, sehingga apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, kita merasa baik, merasa tenang, merasa bahagia.

Kesabaran dalam mengahadapi cobaan inilah, kesabaran yang paling kita pahami. Sudah mahfum (paham) bagi kita, bahwa untuk menjalani kehidupan & menghadapi cobaan kita perlu kesabaran, sehingga saat ada cobaan kita tidak terlarut dalam duka-lara.

Allah ta'ala berfirman,
"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan.
Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar."
( QS. Al-Baqarah (2) : 155 )

Allah ta'ala berfirman
"Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."
( QS. Al-Baqarah (2) : 153 )

Allah ta'ala berfirman,
...maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku). Dan kepada Allah saja memohon pertolongan-NYA terhadap apa yang kamu ceritakan."
( QS. Yusuf (12) : 18 )




KEBAHAGIAAN DENGAN KESABARAN

Kebahagiaan adalah saat kita dapat menjalani hidup kita dengan hati yang tenang, jiwa yang tentram, dada yang lapang, sehingga kita merasa nyaman.
Bagaimana untuk tetap merasa tenang, tentram & lapang saat kita berada dalam "kesempitan", "keadaan yang menyesakkan"?
Kesabaran dalam menghadapi cobaan yang akan membantu kita untuk senantiasa merasa "baik" & bahagia dengan segala kondisi yang ada.
Sungguh Al-Qur'an dan As-Sunnah (Al-Hadits) telah mengajarkan kita bagaimana bersabar dalam menjalani hidup ini untuk merasakan kebahagiaan.


Bersama Kesulitan ada Kemudahan

Allah ta'ala berfirman,
Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,
( QS. Al-Insyiroh (94) : 5 )

Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
( QS. Al-Insyiroh (94) : 6 )

Sungguh Allah subhanahu wa ta'ala sudah menjanjikan kemudahan dalam segala kesulitan, segala sesuatu ada jalan keluarnya.

Hudzaifah ( seorang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasalllam ) berkata :
"Sesungguhnya Allah tidaklah menciptakan sesuatu melainkan dari yang kecil hingga ke yang besar, kecuali musibah. Adapun musibah Allah menciptakannya dari keadaan besar kemudian menjadi kecil."

Musibah/cobaan datang dalam keadaan besar yaitu terasa berat pada awalnya, lalu akan terasa semakin ringan jika kita bersabar.

Allah ta'ala berfirman dalam sebuah hadits Qudsi* :
"Tiadalah balasan dari sisi-KU bagi hamba-KU yang mukmin (beriman) apabila AKU mengambil orang yang dicintainya (anak, saudara, teman) di dunia, kemudian dia bersabar dan mengharapkan pahalanya, kecuali surga."
( HR. Bukhari, Ahmad )

* Hadits Qudsi : adalah firman Allah subhanahu wa ta'ala yang tidak ditulis dalam Al-Qur'an


Kesabaran Ada Dari Awal Cobaan

"Sesungguhnya sabar dimulai pada saat pertama kali engkau ditimpa musibah."
Anas berkata,
"Sewaktu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjumpai seorang wanita sedang menangis di atas kubur, maka beliau bersabda,
'Bertakwalah kepada Allah dan sabarlah!'
Wanita itu berkata, 'Pergilah dari sini, karena sesungguhnya engkau tidak tertimpa musibah sebagaimana yang aku alami.'
Wanita itu tidak tahu bahwa yang berkata adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.
Kemudian ada yang memberitahukan kalau itu adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka wanita itu segera datang ke rumah Nabi.
Ia tidak menjumpai para penjaga pintu, hingga ia dengan mudah dapat masuk ke rumah Nabi.
Setibanya di sana, ia berkata, 'Aku tidak tahu kalau yang berkata tadi adalah baginda.'
Maka Rasulullah bersabda,
'Sesungguhnya sabar dimulai pada saat pertama kali engkau ditimpa musibah.' "
( HR. Bukhari & Muslim )

Yang dimaksud hadits di atas, adalah bahwa kita seharusnya sabar dari awal kita memperoleh cobaan, itulah sabar yang sebenarnya, bukan telah mengeluh dulu di awal musibah.


Membentuk Kesabaran :

Kesabaran, sesuatu yang tidak kita dapatkan begitu saja. Kesabaran dicapai dengan "membiasakan" diri untuk bersabar.
Mungkin memang tidak mudah pada awalnya, jika kita senantiasa berusaha, Allah subhanahu wa ta'ala akan membantu & memudahkan jalan kita.
Banyak cara/jalan untuk melatih kesabaran, dari diri kita sendiri juga dengan melihat sekitar kita.
1. Mengimani qodho & qodar Allah, takdir-NYA yang baik & yang buruk, yang semuanya adalah yang terbaik bagi diri kita,
2. Meyakini janji Allah subhanahu wa ta'ala, yaitu akan ada kemudahan dalam segala kesulitan,
3. Merenungkan & memahami bahwa dalam setiap cobaan ada hikmah/pelajaran, yang akan menjadikan kita menjadi lebih kuat & lebih baik


Jika masih tak mudah untuk bersabar, mungkin kita bisa melihat sekitar kita....

* Saat kita merasa kehidupan kita tak lengkap, karena anggota keluarga kita sudah tindak lengkap, cobalah lihat di luar sana, ada orang-orang memiliki lebih sedikit keluarga, atau tidak mengetahui siapa & di mana keluarganya, bahkan ada yang hidup sebatang kara.

* Jika kita ditimpa penyakit, lihatlah di luar sana banyak orang yang mungkin lebih parah keadaannya.

* Jika kita merasa "hidup kita pas-pasan", lihatlah di luar sana bahkan ada yang "kekurangan".

* Jika kita merasa cobaan begitu berat, hidup terasa sesak & sempit, ingatlah & renungkanlah kisah para Nabi, cobaan mereka jauh lebih berat daripada kita,

Nabi Nuh, berdakwah/mengajak umatnya mentauhidkan Allah (hanya beribadah kepada Allah) selama 950 tahun dengan begitu banyak rintangan,

Nabi Ibrahim, belum dikaruniai seorang anak pun hingga usia lanjut (beliau memperoleh putra dalam usia yang sangat lanjut, sekitar 90 tahun), lalu saat sudah mempunyai putra yang amat dicintainya, Allah mengujinya untuk mengorbankan putranya,

Nabi Musa, berdakwah dengan tentangan keras dari banyak pihak,

Nabi Ayub, diberi cobaan bertubi-tubi, anak-anaknya habis, hartanya habis, penyakit yang tak kunjung sembuh,

Nabi Yusuf, dibuang oleh saudara-saudaranya sehingga terpisah dengan keluarganya, lihatlah bagaimana beliau memaafkan saudara-saudaranya kemudian,

Nabi Muhammad,
Sebelum menjadi Nabi :
Lahir dalam keadaan yatim, ibunya meninggal saat beliau berusia 6 tahun, kakeknya meninggal saat beliau berusia 8 tahun,
Anak-anak laki-lakinya semua meninggal saat masih kecil (Qosim & Abdullah, anak dari Khodijah, Khodijah merupakan satu-satunya istri Nabi sampai Khodijah meninggal dunia)
Setelah menjadi Nabi :
Ditentang kaumnya, dikatakan gila, padahal sebelum menjadi Nabi, kaumnya menjulukinya Al-Amiin (yang terpercaya)
Dilempari dengan batu oleh kaum Thoif, saat berdakwah pada mereka,
Istri yang begitu setia & mendukungnya meninggal, Paman yang mengasuhnya & senantiasa membantunya meninggal, itulah tahun duka (sekitar tahun ke-10 kenabian),
Anak laki-lakinya meninggal saat masih kecil (yang bernama Ibrahim, anak dari Mariyah Al-Qibtiyah)

Sungguh para Nabi juga manusia, mereka bisa merasakan sedih & duka sebagaimana kita (manusia lainnya). Mereka bersabar, mereka kuat dengan usaha. Semoga kita senantiasa dapat mengambil hikmah/pelajaran dari kisah para Nabi & orang shalih, dan meneladaninya.

Semoga Allah senantiasa membantu & memudahkan jalan kita untuk memiliki sikap sabar, sehingga kita dapat menjalani hidup dengan kesabaran, dan merasakan kebahagiaan, di dunia & akhirat, Amiin....

Sumber Rujukan :
1. Al-Qur’an & Terjemahannya
2. Kitab Hadits : Riyadhush Shalihin, susunan Imam Nawawi
3. www.rumaysho.com
4. www.muslim.or.id
5. Buku : Menakjubkan! Potret Hidup Insan Beriman, penulis : Dr.A’idh Al-Qarni

"Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah mudahkan baginya jalan menuju surga."
( HR. Bukhari & Muslim )

Monday, November 16, 2009

"Ayah, aku mencintaimu seperti aku mencintai gandum & garam"

Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi sang Raja, hari ini dia berulang tahun.
Di hari yang membahagiakan ini, dia memanggil ke-3 puterinya.

"Puteri-puteriku, aku ingin mendengar bagaimana cinta kalian mengungkapkan cinta kepada Ayahmu ini."

"Bagaimana cintamu kepadaku wahai Puteri Sulungku?"
Sang Puteri Sulung pun menjawab, "Cintaku pada Ayah seperti emas dan permata".

"Bagaimana cintamu kepadaku wahai Puteri Tengahku?"
"Cintaku pada Ayah seperti berlian", kata si puteri tengah.

Lalu gilaran si puteri bungsu, "bagaimana cintamu kepadaku si Puteri Bungsu?"
Puteri Bungsu terdiam beberapa saat, lalu dia berkata, "Aku mencintai Ayah seperti aku mencintai gandum dan garam."

Mendengar jawaban puteri bungsunya, sang Raja kaget bukan main. Seketika rasa marah dan geram menjalari perasaannya.

"Keterlaluan, kamu mencintai Ayahmu, hanya sebatas gandum dan garam. Kamu sama sekali tak menghormatiku. Mulai sekarang keluar kamu dari istana ini."

Maka diusirlah si Puteri Bungsu dari istana. Kekecewaan yang sangat mendalam bagi sang raja, puteri bungsunya yang baik & lembut hatinya, hanya menghargainya sebatas gandum & garam.

Waktu berlalu...musim demi musim berganti. Saat ini waktu yang berat bagi penduduk negeri. Musim paceklik sudah berbulan-bulan melanda negeri mereka. Hingga suatu hari menghadaplah beberapa utusan rakyat menemui sang Raja.

"Baginda Raja, sudah berbulan-bulan kita mengalami paceklik. Tanah kering, tanaman kami tak tumbuh, kami tak punya hasil panen, persedian makanan kami sudah habis."

"Ya rakyatku, aku juga sangat prihatin dengan keadaan ini. Aku sudah berusaha mengatasi hal ini, tapi ini di luar kekuasaan kita. Apa yang kalian butuhkan wahai rakyatku?"

"Kami membutuhkan gandum dan garam wahai Baginda Raja. Itulah yang sangat kami butuhkan."

Raja terdiam seketika...."kami membutuhkan gandum dan garam...", kata2 itu mengingatkannya akan sesuatu....
...puteri bungsunya...dia yang berkata, dia mencintainya seperti mencintai gandum dan garam, seketika dia marah & terhina mendengarnya...
hari ini...rakyatnya meminta gandum dan garam, sesuatu yang amat mereka butuhkan...
bukan emas, permata, atau berlian...

Tiba-tiba air mata Raja menetes...
dia telah keliru menilai kata-kata puteri bungsunya...
dia kurang memahami kedalaman makna kata-kata puterinya...
dia silau, oleh "harga" yang terlihat, yang terukur, dia lupa tentang "nilai" yang terasa...




Dalam hidup, seringkali manusia hanya mendengar dengan telinga, melihat dengan mata, memikirkan dengan akal...mereka lupa untuk merasakan & memahami dengan hati...
Hingga sesuatu yang dialaminya mengingatkannya...adalah hal yang baik jika kita menyadarinya, "kesalahan" kita, lalu mengambil "pelajaran" dari "pengalaman"

That's life...
it's a learning process...
We're (human) is a learner

Friday, April 24, 2009

Alhamdulillah

when I feel nothing...
...everything is nothing....
just realized this worldliness is nothing...

I feel have to find that THING...
my soul searching for a meaning....
I'm running...

approaching
knowing
loving

ALLAH

Alhamdulillah, all praise to Allah
for always loving me...
for always guiding me....
for making me close to YOU

Singapore, 20 April 2009

Monday, April 13, 2009

Verse of the day_Jalan Kebahagiaan

"Maka siapa yang (suka) memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, serta membenarkan adanya pahala yang terbaik, kami sungguh memudahkan baginya jalan menuju kebahagiaan."
(QS Al Lail [92] 5-7)

Sunday, March 29, 2009

Menghamba Dunia

jika syariat membolehkan
maka aku akan melakukan apapun untukmu...

(sungguh bahaya kalimat di atas jika tanpa baris pertama)

Astaghfirullah...

just realized...bahwa dunia kadang menjadi "sesembahan" lain bagi manusia...
tanpa sadar manusia "menghamba" padanya... DUNIA : harta, tahta, cinta

hingga manusia terjerumus menjadi :
hamba harta
hamba kekuasaan
hamba cinta

mereka rela melakukan apapun demi itu
bukankan itu bentuk penghambaan?

padahal manusia adalah hamba Sang Pencipta semata
jika dia menghamba pada selainNYA, bukankah manusia telah mempersekutukanNYA?
padahal satu2nya hal yang tak terampuni adalah menyekutukanNYA...

Astaghfirullah.....

Friday, March 27, 2009

si Rohman-Rohim, Oman-Ohim....

Masih seputar Atsa, keponakanku...
Dia udah 2 tahun 3 bulan...dah semakin pinter, dah semakin banyak & jelas ngomongnya...
semakin lucu & nggemesin tentunya...

Sekitar setengah bulan menjelang kepulanganku kmrn (sekitar awal Maret), Atsa mulai mau banyak ngomong klo di telpon, meski masih banyak diajarin mas Arif ato Umi.
Kaya nanya:
"tante kapan pulang?"
"bawa cokat ya(cokelat maksudnya)..."

Pas pulang kmrn, nyampe rumah, Minggu pagi jam 5.15 wib. Setelah meluk & nyium Umi, aku langsung ke kamar Atsa...dia masih bobo...
Ngga lama kemudian dia bangun...mas Arif bilang..."tuh Tante udah nyampe"...
Atsa...senyum malu2.... (lucu banget, how adorable he is)...
mas Arif bilang lagi...."siapa itu"...
Atsa : "tante..."
mas Arif : "tante siapa?"
Atsa : "tante Ufi (Ofi maksudnya)" (masih dengan senyum malu2nya)...

ngga lama kemudian Atsa udah ikut aku ke kamar mandi (aku ambil wudhu), lalu Atsa pun nungguin aku sholat Subuh.

Huuu kangen banget........seneng, akhirnya bisa ketemu...keluarga...

Kegiatanku di rumah adalah melihat matahari terbit & terbenam (ke sawah)...
nah Atsa biasanya aku ajak, atau dia yang minta ikut...

Oi & Akhekha (Bukhori & KSA)
Hari pertama, pas aku ke halaman sekitar jm 5.45, melihat langit bagus banget, kaya ada semburat2 seperti api di awannya...maka aku pun langsung ke sawah belakang rumah, Atsa ikut. Di jalan, aku nanya..."ate (panggilan kesayanganku), ate mau sekolah di mana?"
Atsa : "oi..."
aku : "oi? apa itu? UI?"
Atsa : "bukan"
aku : "Undip?"
Atsa : "bukan"
aku : "apa si? Pertiwi? (nama TK deket rumah)"
Atsa : "bukan...oi...."
(aku masih blm menangkap maksud Atsa...hingga suatu hari mba Nung bilang, "Atsa udah pinter, klo ditanya mau sekolah di mana, jawabnya : Al-Bukhori, di Solo, terus kuliahnya di Madinah, KSA".
ooo itu maksudnya...
maka aku pun nanya lagi...
aku : "Abdurrahman (ya akhir2 ini semakin jrg yg manggil Atsa), mau sekolah di mana?"
Atsa : "Oi..."
aku : "Bukhori? Bukhori si di mana?"
Atsa : "di Solo"
aku : "kuliahnya di mana"
Atsa : "Madina"
aku : "Madina itu di mana?"
Atsa : "AKHEKHA" (maksudnya KSA :)) ha ha ha )
aku : "KSA? KSA itu apa?"
Atsa : (dibantu mas Arif : Arab Saudi)...Arab Sauuud... (lucu banget pas dia ngomong bagian "Sauuuud"-y...

Rohman-Rohim, Oman-Ohim
aku : "kamu namanya siapa?" (tanyaku ke Atsa)
Atsa : "Rohman"
aku : "Rohman sapa?"
Atsa : "Rohman Rohim" (ini hasil diajarim mamak Rohimah, pengasuhnya), lalu Atsa akan bilang "nir Rohman nir Rohim"... (dengan pelafalan "R" yang blm begitu jelas)...
jadi sekarang orang2 kadang manggil dia "Rohman-Rohim"...atau "Oman-Ohim"....(ada2 aja...)
atau kalau di depan mas Arif...
mas Arif : "Abdurrahman, namanya siapa? Muhammad Abdurrahman Al..."
Atsa : "Atsai" (Atsari maksudnya)

Tuesday, March 10, 2009

Makna, Jiwa & Rasa

Sesuatu tanpa makna terasa hampa
tak berjiwa....

ternyata makna-lah jiwa dari segala

dengan adanya makna...
kita bisa merasakan...
kita memperoleh kesan...

dengan adanya makna...
sesuatu menjadi tak hanya raga...
tapi menjadi berjiwa
....dan terasa....

11 Maret 2009

Tuesday, March 3, 2009

I love You Mom : when I try to express my love for You...

I love You Mom :)

Kata2 yang sering gw ucapkan saat nelpon ato berbicara ma Umi

dulu, gw merasa *malu* , "aneh"...untuk bilang :
Aku sayang Umi...
I love You Mom...

lalu saat gw beranjak remaja & mulai rajin membaca majalah remaja...menjelang hari ibu, biasanya ada beberapa artikel tentang Sayang Ibu, Cinta Mama, and something like that thing.
"Mengajarkan" kita untuk mengungkapkan rasa sayang & cinta kita ke Ibu, Mama, Bunda kita...

Dari situ gw mikir...
iya ya...mereka (para ibu), adalah orang yang paling dulu mencintai kita...bahkan cinta yang tak mengenal kondisi (unconditional love). Mencintai tanpa mengharap balasan...hanya memberi...
itu juga kenapa Rasulullah menyuruh kita menghormati Ibu 3 kali sebelum menghormati yang lain.

Gimana cara kita mengungkapkan sayang , cinta & bakti kita ke ibu kita?
kadang gw takut tindakan2 gw belum cukup mengungkapkannya...
bahwa gw menyayanginya....mencintainya....
dan mengingat bahwa...seharusnya sayang dan cinta terbesar buatnya (setelah Allah & Rasulullah)...

Maka...mulailah gw mencoba...
mengatakannya....
Ofi sayang Umi....
I love You Mom :)

mungkin....kata itu belum dapat mengungkapkannya...
bahwa sayang & cinta, tak cukup sekedar kata...
tapi gw berusaha....dengan mengatakannya...
semoga Umi tau...bahwa aku menyayanginya...bahwa aku mencintainya...
bahwa aku berusaha berbakti padanya....
dan mencoba menghiburnya...kala dia sedih...
dan untuk maaf ku yang kadang kala tak sengaja menyakiti hati & perasaannya...
dan untuk terima kasih untuk semuanya...

semoga lewat kata itu....
Umi tau bahwa....

Dia BERARTI buatku...buat HIDUP-ku




Miss you Mom...(really miss & need your warm hug)...

Singapore, 3 Maret 2009
( 13 hari menuju ulang tahun Umi....Insya Allah, I'll be at home on your birthday.... I love you Mom )

Thursday, February 26, 2009

I'm trying....

Can I have that space?

Space...
where I can "hang up" the "worldliness thing"....
where I can stop thinking for a while....

Space...
that reminds me about YOU (Allah) a lot...

Space...
where I feel happy there...feel the peacefulness...



I'm tired...
with this "worldliness thing"....

but...I have to remember with what our beloved Prophet said...
that we have to equalize between worldliness & afterlife thing...

So...here I am...
still trying to live it equally...
the best I can...

but...let me to say...

I miss YOUR (Allah's) ray...

I'm trying to live my life on YOUR(Allah's) bright way...

Friday, February 13, 2009

Verse of the day_Qadha & Qodar Allah

Dia Yang menciptakan segala sesuatu, lalu Dia menetapkan atasnya takdir (ketetapan) yang sesempurna-sempurnanya ?
(QS. Al-Furqan :2)

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
(QS. Al Baqarah :216)

Sekarang, gw baru mengerti ( & memaknai ), mengapa dalam rukun Iman ada iman kepada Qadha & Qodar, karena Allah sudah merencanakan yang terbaik untuk umatNya.

Life is Learning Process, sometimes Allah gives us a "trial", maybe it's bitter, but it'll be sweet in the future. Amiin....
Like a butterfly...which will be beautiful at the time :)

Friday, January 9, 2009

9 Jan '09

9 Jan '09,

a year ago I was interviewed at RWAA (Raymond Woo & Associates Architects) which is my lovely office now , Thanks Allah for has been putting me here

Alhamdulillah....for having a lovely office, with a nice working environment, a very kind Boss, many of good friends/colleagues...

Alhamdulillah...what more can be said?...

Tuesday, January 6, 2009

Ketakutan..........akan Kesendirian.....

Takut tidak menjadi diri sendiri....
Takut tidak jujur terhadap perasaan gw sendiri....
Takut munafik....

Takut mengecewakan orang lain...
Takut menyakiti orang lain...

Entahlah....itu lebih tepat disebut sebagai KETAKUTAN atau KEKHAWATIRAN....
Khawatir....biasanya karena kita terlalu banyak memikirkan....memikirkan apa2 yang blm tentu terjadi...lalu membayangkan hal2 yang mungkin terjadi....ya...akhirnya menimbulkan ketakutan...
ketakutan yang tak beralasan?

Ketakutan2 yang bersifat Abstrak....

Waktu kecil, kadang gw diserang rasa ketakutan yang datang tiba2...
Kaya lagi entah ngapain, tiba2 gw ketakutan klo2 dikejar orang gila (waktu masih kecil pada takut ma orang gila ngga siy?)

Takut akan KESENDIRIAN....
"kesendirian" secara konotasi & denotasi, secara "FISIK" & "PSIKOLOGIS"...

Waktu kecil gw sempet dititipin di rumah saudara gw (bude gw dr pihak Abah & pakde gw dr pihak Umi).
Beberapa hari setelah Abah meninggal (gw 4 tahun waktu itu), Umi memutuskan untuk menitipkan gw (karena saat itu berat banget buat Umi, ditinggal suami, harus menghadapi gw yang terus menanyakan di mana Abah, karena gw belum menyadari keadaan yang sebenarnya, gw belum tahu bahwa Abah meninggal, dan mungkin ditambah harus melihat gw yang kata orang2 wajah gw paling mirip Abah dia antara kakak2 gw).
Maka dititipkanlah gw di rumah bude Um (kakak Abah), nggak jauh dari rumah gw, sekitar 5 km, 10 menit naik motor. Nah kadang Umi & kakak gw jenguk, nah pas dijenguk gw bakal seneeenggg banget.....nah mereka akan pulang saat udah malam (gw udah tidur). Nah paginya, gw akan mendapati Umi, nggak ada di samping gw lagi....sediiiihhhh banget....
Setelah beberapa lama dititipkan di Bude Um (gw lupa persisnya, mungkin 2 bulanan), gw dititipkan di rumah Pakde Mun (kakak Umi), nah rumahnya di Gumilir, Cilacap, lumayan hampir 2 jam naik bus. Karena waktu itu Umi harus menjalani operasi, maka gw dititpkan. Nah ini juga nggak beda jauh sedihnya, klo habis dijenguk, terus paginya gw mendapati Umi udah nggak ada lagi ma gw....
I was 4, it was so hard.....
Mungkin sejak saat itu, gw jadi takut banget "kesendirian", maka sekitar umur 5-7 tahun, klo gw lagi ke luar kota (misal di rumah Mbah), gw akan "ngikut" kemanapun Umi pergi (ngikutin selama dalam rumah). Untunglah sekitar umur 7 tahun, gw berani pisah....malah pas umur 9 tahun, gw sering "bepergian jauh" tanpa Umi...misalkan keluarga tante gw berlibur...ya gw ikut mereka....seminggu berlibur, atau seminggu nginep di rumah sepupu gw di luar kota.

SMU gw harus kost, karena sekolah di luar kota... Gw sekolah di Purwokerto, sekitar 2 jam naik bis dr rumah....
Tinggal di kost....jauh dr keluarga (gw pulang 2 minggu sekali), jadilah keberadaan teman, sahabat sangat membantu secara sosial....
Saat kelas 1 akhir, (gw kost dengan 2 ce), salah satu temen gw suka pulang (rumah dy sekitar 45 menit naik bis), nah dia akan ngajak temen gw yang satunya buat pulang juga (20 menit naik bis)....Gw sebenernya sedih klo harus di kost sendiri....lebih ke PSIKOLOGIS....ya meski gw sibuk dengan ekskul & les (jadwal gw selalu penuh waktu itu)...baru bener2 di kost pas malam, tapi gw sedih tau bahwa malamnya gw akan sendiri di kost...

Kenapa gw bilang Psikologis?
Karena secara fisik gw ngga sendiri, di kost gw itu tinggal keluarga yang punya kost (Pak Han & family), dan di sayap kanan rumah kost gw juga kost para co... (6 co, 1 di antaranya sepupu gw, 5 yang lain temen2 gw). Tapi tetep, yang paling dekat secara emosi kan sahabat ce...
Kadang gw mikir : Temen gw minta temenin pulang biar di bis ada temennya (yang notabene sekitar 20 menit, lalu 25 menit alinnya dia akan sendiri), tapi kenapa dia nggak mikir klo gw di kost jauh lebih lama dr dia....pernah ngga ya terbersit dlm pikirannya, bahwa ngga cuma dia yang butuh temen?....

Entahlah apa itu yang bikin gw takut akan kesendirian?
atau ketakutan akan kesendirian wajar?

Semakin dewasa, mungkin ketakutan kesendirian secara PSIKOLOGIS yang lebih terasa...
Klo secara fisik... toh gw & keluarga gw udah terbiasa terpisah2...
Sekitar tahun 2004....
Umi tinggal di rumah (Sidareja, Cilacap, Jateng)
Mba Nung tinggal di Jakarta (pulang setahun 2 kali)
Mba Lely tinggal di Tasikmalaya, Jabar (pulang sebulan sekali)
Mas Arif tinggal di semarang, Jateng (pulang sekitar 3 kali setahun)
Ofi (gw), tinggal di Depok, Jabar (pulang sekitar 4 kali setahun)
Keluarga gw udah terbiasa jauh secara fisik, tapi alhamdulillah kita tetap merasa dekat secara emosi/perasaan/batin....sa
ling merasakan kehadiran & kedekatan...lewat telpon yang kadang hanya sebulan sekali, lewat sms ....dan semoga lewat doa yang kita panjatkan....

Mba Nung mulai tinggal jauh dr rumah saat lulus SD, sekolah di Ponpes As-salam, Solo (9 jam dr rumah)
Mba Lely nggak jauh beda, selepas SD , melanjutkan ke Ponpes di Banyumas (3 jam dr rumah)
Mas Arif, selepas SMP, sekolah di Cilacap (Cilacap kota, mengingat rumah gw bukan di kotanya, 1 jam dr rumah, pulang 2 minggu sekali)
Ofi, selepas SMP, sekolah di Purwoketo (2 jam dr rumah, pulang 2 minggu sekali)....

Maka rumah....benar2 tempat pulang, kembali....rumah secara fisik, rumah tempat emosi2 kami...rumah di mana ada Umi....

Lagi lagi...gw semakin menyadari betapa "kuatnya" Umi....
dia yang kuat hatinya...dia yang kuat "perasaannya"...
dia yang rela melepas anak2nya....walaupun berat bagi dia...tapi justru dia yang selalu mendorong kami....


(ujung2nya kangen....)
harap maklum klo tulisannya nggak sistematis, berbelok arah.....nulisnya ngikutin kemana hati & perasaan bertutur....



Friday, December 26, 2008

Life Is Wonderful_Jason Mraz

"Life Is Wonderful"

It takes a crane to build a crane
It takes two floors to make a story
It takes an egg to make a hen
It takes a hen to make an egg
There is no end to what I'm saying

It takes a thought to make a word
And it takes some words to make an action
It takes some work to make it work
It takes some good to make it hurt
It takes some bad for satisfaction

La la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la la life goes full circle
Ah la la la la la la life is wonderful
Al la la la la

It takes a night to make it dawn
And it takes a day to make you yawn brother
And it takes some old to make you young
It takes some cold to know the sun
It takes the one to have the other

And it takes no time to fall in love
But it takes you years to know what love is
It takes some fears to make you trust
It takes those tears to make it rust
It takes the dust to have it polished

Ha la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la la life goes full circle
Ah la la la la la la life is so full of
Ah la la la la la la life is so rough
Ah la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la la life goes full circle
Ah la la la la la la life is our love
Ah la la la la la

It takes some silence to make sound
It takes a loss before you found it
And it takes a road to go nowhere
It takes a toll to make you care
It takes a hole to make a mountain

Ah la la la la la la life is wonderful
Ah la la la la la la life goes full circle
Ha la la la la la life is wonderful
Ha la la la la la life is meaningful
Ha la la la la la life is wonderful
Ha la la la la la life it is...so... wonderful
It is so meaningful
It is so wonderful
It is meaningful
It is wonderful
It is meaningful
It goes full circle
Wonderful
Meaningful
Full circle
Wonderful

http://www.azlyrics.com/lyrics/jasonmraz/lifeiswonderful.html

Thursday, December 25, 2008

merindukan MAKNA

A few days ago, Wisnu wrote his fb satus, Angga commented on it, then so did I. It's about Power Rangers, which successfully reminded us of our childhood memories. And the discussion (I called it as discussion because the comments was getting longer), the discussion had got wider. We talked about kid's idols currently, kid song ....music...

I said about how I enjoy the song (music), that I prefer the lyric than the rhythm, tune, etc. because I'm not good in music. I said my opinion about Indonesian's song currently.... Angga said about taste. And finally I just realized that I mentioned "meaning" for many time on that discussion. And finally I stated: I was crazy in "meaning"...missing to architecture-ing (which means philosophy-ing).

I'm missing the meaning...
miss to find...meaning...
miss to get...meaning...
miss to feel...meaning...
miss to mean...
miss to be meant

Aku rindu akan makna...
rindu menemukan makna...
rindu mendapatkan makna...
rindu merasakan makna...
rindu memaknai...
rindu menjadi bermakna

(Gw tulis bahasa Indonesianya...krn mungkin terjadi penangkapan makna yang tidak sama dengan apa yang gw maksudkan... krn keterbatasan kemampuan gw dlm menuliskan ;p ).

Tuesday, December 23, 2008

DESIRABLE

what we want?
to get all that we desire

what woman want?
to be all DESIRABLE

GOD always gives us what we NEED, not what we WANT...
But I can't deny that it'll be the best if we could get what we NEED & it's truly what we WANT.